Bahan Tanam Karet

bibit karet batang bawah

Bibit yang baik dan benar adalah modal dasar pembangunan industri perkebunan. Biji, stum, maupun bibit polibeg. Bentuk bahan tanaman karet ada beberapa macam, antara lain :

  • stum okulasi mata tidur (OMT)
  • bahan tanam polibeg
  • stum tinggi
  • stum mini
  • core stump

Balai Penelitian Sungei Putih dalam hal ini menyediakan bahan tanam karet dalam bentuk biji, stum OMT, dan bahan tanam polibeg.

Biji yang disediakan sudah lulus uji standar mutu biji untuk batang bawah. Adapun standar mutunya antara lain :

  • Biji prolegitim GT1, RRIC 100, AVROS 2037, PB 260.
  • Tanaman induk benih berumur 10-25 tahun (5.000-10.000 biji/ha).
  • Kesegaran/ daya kecambah minimal 70%.
  • Warna biji mengkilat, tidak cacat, bernas, bila dijatuhkan ke lantai suara nyaring dan terpental.
  • Berat 100 butir biji segar untuk klon GT 1 = 375 g, dan      AV.2037 = 404 g.

Kemasan biji terbuat dari plastik berukuran + 12 kg dengan kapasitas 2.000 butir. Biji dicampurkan dengan serbuk gergaji yang telah diberikan penambahan belerang. Pengiriman jarak jauh harus dengan pesanan minimal 10.000 butir dimana lima kemasan plastik ini dikemas dalam kemasan goni plastik.

biji karet

Stum OMT yang ditawarkan juga sudah disesuaikan dengan standar mutu stum okulasi mata tidur, yaitu :

  • Menggunakan biji monoklonal dan mata tunas dari klon anjuran.
  • Panjang akar tunggang 25-35 cm, tidak bercabang, tidak melungker.
  • Panjang akar lateral 5 cm.
  • Ukuran diameter batang sesuai dengan umur (1,3-2,5 pada umur 8-12 bln).
  • Keadaan stum segar, tidak kering dan bila digores mengeluarkan lateks.
  • Bentuk pertautan okulasi sempurna dan tidak lebih dari 2 x okulasi.
  • Stum telah diseleksi bebas dari miselium-miselium penyakit Jamur Akar Putih.

Pengemasan stum OMT menggunakan peti kayu berukuran 50 x 50 x 55 cm dengan kapasitas sekitar 200-300 stum OMT. Pemberian serbuk gergaji dalam peti di antara susunan stum OMT dilakukan untuk menjaga kesegaran stum selama dalam perjalanan atau proses pengiriman. Serbuk gergaji juga berfungsi untuk mencegah terjadinya gesekan antar stum OMT yang dapat mengakibatkan terjadinya luka kayu pada stum. Seperti diketahui bahwa luka kayu dapat menyebabkan tanaman terinfeksi patogen Fusarium ataupun patogen sekunder lainnya.

stum omt karet

Bibit polibeg sebelum didistribusikan kepada konsumen sudah diberikan pemeliharaan yang sesuai dengan norma-norma standar, seperti : penyiraman, penyiangan, penunasan, pemupukan, pengendalian penyakit dan seleksi. Plastik polibeg yang digunakan berukuran 20 x 40 cm,dan diberi lubang air. Tanah yang digunakan adalah tanah lapisan atas  yang mengandung unsur hara dan tingkat kesuburan paling tinggi dibandingkan lapisan tanah lainnya. Pemupukan yang diberikan pada tahap awal adalah 50 gr rock phosfat dan pada bulan I diberikan NPKMg dengan perbandingan 15-15-6-4 sebanyak 5 g, sedangkan pada bulan III sebanyak 7,5 g dengan perbandingan yang sama.

Penggunaan bahan tanam klon sangat menguntungkan karena produktivitas tanaman lebih tinggi, masa tanaman belum menghasilkan (masa TBM) lebih cepat, tanaman lebih seragam serta memiliki sifat sekunder yang diinginkan seperti relatif tahan terhadap penyakit tertentu, batang tegap, volume kayu per pohon tinggi.

bibit karet dalam polibeg

Potensi klon sebesar + 2000 kg karet kering/ ha/ tahun dari bahan tanam karet unggul Balai Penelitian Sungei Putih akan terealisasi bila didukung oleh pemeliharaan di lapangan dilakukan menurut kultur teknik yang telah dianjurkan.

2 thoughts on “Bahan Tanam Karet”

  1. Ijin pak. Adakah no hp yang bisa dihubung, saya mau tanya terkait bibit karet kecambah. saya sudah hubungi no telpon di cp website tapi gak diangkat.
    Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *