Organisasi

Balai Penelitian Sungei Putih adalah organisasi di bawah Pusat Penelitian Karet, PT Riset Perkebunan Nusantara yang dilengkapi dengan struktur organisasi, susunan personalia (SK Direktur Eksekutif LRPI No. 06/Kpts/LRPI/2003), tata kerja, fasilitas perkantoran, perpustakaan, jurnal ilmiah, kebun percobaan dan laboratorium. Berdasarkan struktur organisasi, susunan personalia BPSP dipimpin oleh seorang Kepala Balai setingkat dengan pejabat lapis dua di Pusat Penelitian Karet dan bertanggungjawab langsung kepada Direktur Pusat Penelitian Karet. Dalam melaksanakan fungsi sebagaimana dalam Surat Keputusan Direktur Eksekutif LRPI, yang kemudian diperbaharui dalam SK Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara (SK No 17/Kpts/RPN/2011 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kelola Masa Transisi Pusat Penelitian Karet), maka Kepala Balai dibantu oleh beberapa pejabat struktural setingkat Kepala Urusan yang jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan. Pada saat ini ada jabatan struktural setingkat Kepala Urusan yaitu Koordinator Penelitian, Kepala Urusan Penelitian (Diseminasi), Kepala Urusan Komersialisasi Hasil Penelitian, Kepala Urusan Tata Usaha dan Kepala Kebun Percobaan. Selain Kepala Urusan, Kepala Balai juga membawahi secara langsung Asisten Urusan Monitoring (Pengawas Internal).

struktur balit sei putih

Dalam struktur Puslit Karet, Balai Penelitian Sungei Putih merupakan salah satu dari 4 kantor unit kerja yang tersebar di 4 kota di Indonesia. Keempat kantor tersebut adalah 1) Kantor Pusat Puslit Karet yang berkedudukan di Bogor (menjadi satu dengan unit kerja pascapanen/BPTK), 2) Balit Sungei Putih, yang berkedudukan di Deli Serdang, Sumut 3) Balit Sembawa, yang berlokasi di Sumatera Selatan, dan 4) Balit Getas, di Salatiga Jawa Tengah.

 

Sebagai bagian dari Puslit Karet, Balit Sungei Putih mempunyai tugas pokok untuk melaksanakan kegiatan litbang, penelitian, pengembangan dan pelayanan yang berkaitan dengan komoditas karet, mulai dari hulu sampai hilir. Untuk mewujudkan tugas tersebut maka semua sumberdaya yang ada di Balit Sungei Putih dikoordinasikan¬†dan digerakkan dalam satu kesatuan langkah organisasi yang utuh, dengan spirit dan semangat yang sama. Spirit tersebut dituangkan dalam tagline “Inovasi untuk Negeri” dan tata nilai “Jujur, Kreatif dan Peduli.

Tagline Inovasi untuk Negeri berarti bahwa inovasi yang dihasilkan merupakan karya dari peneliti anak negeri dan diprioritaskan untuk kemajuan negeri. Tata nilai Jujur mengandung semangat kelurusan hati dan tidak berbohong dengan perkataaan dan tindakan, tidak curang dalam pekerjaan dan mengikuti aturan yang berlaku serta berprilaku dapat dipercaya, setia, adil, tulus dan ikhlas. Tata nilai Kreatif mengandung spirit kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan, maupun produk yang relatif berbeda dengan apa yang telah ada. Tata nilai Peduli berarti sebuah sikap keberpihakan kepada perusahaan untuk melibatkan diri dalam persoalan, keadaan atau kondisi yang terjadi di sekitarnya. Orang-orang peduli adalah mereka yang terpanggil melakukan sesuatu dalam rangka memberi aspirasi, perubahan, dan kebaikan kepada perusahaan dan lingkungan.