Sistem Pakar Diagnosa Penyakit dengan Metode Dempster-Shafer

Seiiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan informasi, hampir semua bidang terpengaruh perkembangan ini, salah satunya adalah bidang pertanian. Maruli Tua Nahampun (Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika STMIK Budi Darma Medan) telah melakukan penelitian  untuk skripsi-nya tentang Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Pada Tanaman Kelapa Sawit dengan Metode Dempster-Shafer. Bahasa program yang digunakan adalah Microsoft Visual Studio 2008 dan database MySQL. Hal yang sama dapat diterapkan pada tanaman karet dan ini sedang berlangsung dalam hal menginput data dan interview secara langsung tentang penyakit utama karet dengan peneliti proteksi disertai dengan pengambilan gambar di lapangan. Harapan dengan adanya sistem ini maka dapat membantu petani mendeteksi penyakit utama pada tanaman karet dan membantu proses pengendalian penyakit karet yang sering dialami oleh para petani/pekebun.

Sistem pakar (expert system) adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti layaknya para pakar (expert).  Tujuan pengembangan sistem pakar sebenarnya tidak untuk menggantikan peran para pakar, namun untuk mengimplementasikan pengetahuan para pakar ke dalam bentuk perangkat lunak, sehingga dapat digunakan oleh banyak orang.Kecerdasan buatan (artificial intelligence) merupakan kawasan penelitian, aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemprograman komputer untuk melakukan sesuatu hal.

Sistem pakar menggunakan Teori Dempster-Shafer yaitu suatu teori matematika untuk pembuktian berdasarkan belief functions and plausible reasoning (fungsi kepercayaan dan pemikiran yang masuk akal), yang digunakan untuk mengkombinasikan potongan informasi yang terpisah untuk mengkalkulasi kemungkinan suatu peristiwa. Teori ini dikembangkan oleh Arthur P. Dempster dan Glenn Shafer.Dalam membangun sistem pakar ini, dilakukan beberapa tahapan analisis, yaitu:

  1. Menentukan masalah yang akan dibangun sistem pakar tersebut. Misalnya sistem pakar yang dibangun adalah sistem pakar tanaman karet.
  2. Mengumpulkan data-data yang diperlukan untuk membangun sistem, yaitu berupa jenis penyakit dan gejala yang menyerang tanaman karet serta penangannya.
  3. Menentukan metode penyelesaiannya dari permasalahan tersebut. Misalnya dengan metode Dempster-Shafer.
  4. Usulan sistem yang akan dibangun.

Dikutip dari berbagai sumber dengan keywords : sistem pakar, Dempster-Shafer theory

-CCI-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *